#2 Desain Website – Meta Tag pada Header

Posted By fuadfauzi 21 Desember, 2018
#2 Desain Website - Meta Tag pada Header

#2 Desain Website – Meta Tag pada Header

#2 Desain Website – Meta Tag pada Header – Pembahasan pada bab ini adalah mengenai Meta Tag yang ada pada bagian Header. Sebelum kita membuat Meta Tag yang akan dibuat pada bagian header. Yang perlu kita harus tahu adalah kesesuaian. Maksudnya kesesuaian yang dibutuhkan.

Meta Tag biasa ditaruh dibagian HTML head atau lebih tepatnya:

<head>
Disini
</head>

Pada sub bab sebelumnya kita sudah belajar mengenai #1 Desain Website – Struktur HTML SEO, konten tersebut merupakan materi dasar yang perlu kamu tahu sebelum membaca artikel ini. Namun bila anda sudah mempunyai basicnya, silahkan lanjut membaca, have fun.

Meta Tag yang di baca oleh Google

Ada beberapa website yang secara spam menggunakan tag meta untuk menaikan rangking mereka. Namun sebenarnya google mempunyai cara sendiri dalam membaca Meta Tag pada Header.

<meta name=”description” content=”Download Template Blogger dan WordPress SEO, Responsive, Mobile Friendly, AMP, Fast Loading”>
<meta name=”google-site-verification” content=”kode verifikasi web master google”/>
<title>DesyoNET – Laboratorium WordPress dan Blogger</title> <meta name=”robots” content=”noindex,nofollow”>

Nah itu adalah Standar Meta Tag yang dibaca oleh google, hal ini dilansir di https://support.google.com/webmasters/answer/79812?hl=id.

Meta Tag pada Header diatas merupakan meta tag yang penting. Bila kamu ingin menaikan rangking pada website kamu. Jadi jangan sampai template atau theme kamu tidak mempunyai meta tag diatas.

Meta Tag Keyword?

Ada beberapa website yang menggunakan Meta Tag pada Header tertentu contohnya Meta Tag Keyword, contohnya seperti ini:

<meta name=”keyword” content=”Template, Theme, WordPress, Blogger, SEO,”>

Sebenarnya tag meta tersebut sudah tidak digunakan lagi oleh google dalam merender suatu situs. Dalam beberapa kasus, ada beberapa website yang menggunakan Meta Tag ini dengan cara spam.

Jadi apa bila template atau theme anda menggunakan Meta Tag tersebut, lebih baik anda menghapusnya.

Meta Tag Mobile Device?

Salah satu meta tag yang digunakan untuk membuat template menjadi Mobile Friendly adalah meta tag mobile device, contohnya:

<meta name=”viewport” content=”width=device-width, initial-scale=1.0″ />

Meta Tag ini biasa juga disebut dengan Meta Tag Responsive. Karena digunakan untuk membuat template menjadi responsive.

Penjelasannya:

width=device-width , yaitu digunakan untuk menetapkan lebar halaman sesuai dengan lebar perangkat.

initial-scale=1.0 , yaitu digunakan untuk menetapkan zoom awal pada saat membuat suatu halaman.

Meta Tag Robot?

Kita bisa  menggunakan tag meta robot untuk memberi tahu Google agar mengindeks suatu post atau laman. Tetapi tidak mengikuti tautan/link keluar apa pun di laman.

<meta name = “robots” content = “index, nofollow” />

Penjelasannya:

Index , maksudnya google tetap mengindex halaman kita.

Nofollow , maksudnya saat halaman kita diindex kita tidak memperbolehkan google untuk mengindex tautan/ link keluar.

Nah sebenarnya meta tag robot ini dapat anda kembangkan sendiri, contohnya:

meta name = “robots” content= “noindex, follow”
meta name = “robots” content= “index, nofollow”
meta name = “robots” content= “noindex, nofollow”
meta name = “robots” content= “noarchive”
meta name = “googlebot” content= “nosnippet”

Meta Tag Geo?

“Kami tidak menggunakan tag meta geo sama sekali untuk pencarian, mungkin tidak pernah ada. Gunakan saj hreflang + penargetan normal geo.” John Mueller, Google

Meta Tag NoTranslate?

Apa bila kamu tidak ingin pengunjung kamu untuk mentranslate halaman website kamu. Kamu dapat menggunakan Meta Tag ini:

<meta name=”google” content=”notranslate”>


Sekian dari artikel #2 Desain Website – Meta Tag pada Header pada sub bab selanjutnya anda akan belajar mengenai #3 Desain Website – Menu Navigasi Mobile Friendly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *