Memperoleh Gelar Profesi Insinyur Melalui Program Profesi Insinyur

Posted By fuadfauzi 27 Juli, 2019
Program Profesi Insinyur

Memperoleh Gelar Profesi Insinyur Melalui Program Profesi Insinyur – Gelar Ir tidak lagi diberikan kepada lulusan sarjana dibidang teknik ataupun pertanian pada lulusan mahasiswa tahun 1994. Namun diberi gelar lain yaitu ST (Sarjana Teknik) atau SP (Sarjana Pertanian), untuk mendapatkan gelar Ir harus menempuh kembali program profesi insinyur selama satu tahun.

Apa Perbedaan antara Ir (sebelum 1994) dan ST (setelah 1994)?

Perbedaan yang mencolok antara kuliah teknik sebelum tahun 1994 dengan kuliah teknik setelah tahun 1994 adalah jumlah SKS. Untuk sebelum tahun 1994 jumlah SKS jurusan teknik itu rata-rata 160 SKS dan paling cepat lulus mengikuti perkuliahan adalah 4,5 atau 5 tahun tahun, setelah itu berhak memperoleh gelar Ir (Insinyur).

Namun setelah 1994 jumlah SKSnya berkurang menjadi 144 SKS dan paling cepat lulus dalam mengikuti perkuliahan biasanya 3,5 tahun atau 4 tahun, setelah itu hanya memperoleh gelar ST (Sarjana Teknik). Jadi gelar Ir (Insinyur) pun berubah yang tadinya gelar akademik, sekarang menjadi gelar profesi.

Lalu, Bagaimana Cara Mendapatkan Gelar Profesi Insinyur (Ir) , Untuk Saat ini?

Untuk saat ini program profesi insinyur sudah tersedia diberbagai universitas, dengan masa belajar satu tahun, setelah itu peserta diwisuda layaknya mahasiswa dan berhak mendapatkan gelar Ir. Lalu apa saja persyaratan untuk mendapatkan gelar Ir ?

Pada umumnya universitas yang sudah berhak menyelenggarakan program profesi insinyur menerapkan beberapa persyaratan, yaitu ;

  • Peserta harus lulusan dari Sarjana Teknik
  • Peserta sudah bekerja lebih dari 2 tahun lebih dibidang yang sesuai

Namun bila dilihat, setiap Universitas biasanya menerapkan persyaratan yang berbeda dalam penyeleksian penerimaan mahasiswa baru.

Untuk saat ini ada beberapa universitas yang sudah mengadakan program profesi insinyur, diantaranya ;

  • Institut Pertanian Bogor
  • Institut Teknologi Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Andalas
  • Universitas Bina Nusantara
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Gajah Mada
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Islam Bandung
  • Universitas Islam Malang
  • Universitas Jambi
  • Universitas Katolik Indonesia Atmajaya Jakarta
  • Universitas Katolik Parahyangan Bandung
  • Universitas Katolik Soegijapranata
  • Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  • Universitas Kristen Petra Surabaya
  • Universitas Lambung Mangkurat
  • Universitas Lampung
  • Universitas Mataram
  • Universitas Muhammadiyah Malang
  • Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Universitas Mulawarman
  • Universitas Muslim Indonesia Makassar
  • Universitas Negeri Malang
  • Universitas Negeri Medan
  • Universitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Pattimura
  • Universitas Riau
  • Universitas Sam Ratulangi
  • Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
  • Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Universitas Sriwijaya
  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Surabaya
  • Universitas Syah Kuala
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Udayana
  • Universitas Hasanuddin Makassar

(Sumber: ariyolo.id)

Materi – Materi Program Profesi Insinyur

Adapun materi-materi yang nanti ditempuh dalam program profesi insinyur yaitu ;

  • Pendidikan dan pelatihan teknik/teknologi.
  • Penelitian, pengembangan, pengkajian dan komersialisasi.
  • Konsultansi, rancang bangun dan konstruksi, teknik dan manajemen industri, manufaktur, pengolahan dan proses produk.
  • Eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral.
  • Penggalian, penanaman, peningkatan dan pemuliaan sumber daya alami.
  • Pembangunan, pembentukan, pengoperasian dan pemeliharaan aset.

(Sumber: Program Profesi Insinyur Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Mata Kuliah Kurikulum Program Profesi Insinyur

Adapun mata kuliah yang nanti ditempuh dalam program profesi insinyur yaitu ;

  • Kode Etik dan Etika Profesi Insinyur (2 sks)
  • Profesionalisme Keinsinyuran (2 sks)
  • Keselamatan, Kesehatan, Keamanan Kerja dan Lingkungan (2 sks)
  • Praktek Keinsinyuran (12 SKS):
    • Filosofi Keinsinyuran di Industri
    • Arah perkembangan industri dan Status
    • Sistem Industri (Engineering)
    • Permasalahan Keinsinyuran
    • Tugas mengatasi Masalah
    • Penulisan laporan praktik keinsinyuran
  • Studi Kasus (4 sks)
  • Pemateri pada Seminar, Workshop, Diskusi (2 sks)

(Sumber: Program Profesi Insinyur Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *